Mengecek Kebocoran Ban Tubeless

Untuk Pulsar 200 sudah menggunakan ban Tubeless. Namun harap diketahui, meskipun ban tubeless, wajar bila tekanan angin berkurang. Tapi tidak wajar bila berkurangnya tekanan angin berlebih alias ban gampang kempes. Bisa dipastikan ban tersebut mengalami kebocoran.

Ini tips praktis cara mengecek kebocoran :

1. Pastikan ukuran ban dan pelek sudah sesuai. Jangan sampai ukuran ban kekecilan atau kebesaran daripada pelek.

Biasanya 1 ukuran lebar pelek bisa dipasangkan ukuran ban plus - minus 1 level. Misal, pelek lebar 1,65 bisa dipasangkan ban ukuran 2,75 inci dan 3.00 inci. Lebih atau kurang dari itu dipastikan bibir ban tidak menempel pas di bibir pelek. Angin bisa keluar dari sini.

2. Cek bibir pelek yang bersentuhan dengan ban. Bibir pelek kudu mulus biar angin gak bisa melarikan diri dari situ.

3. Ban. Kebocoran bisa terjadi bila ban sudah pernah ditambal sebelumnya yang tidak sempurna dan menyebabkan angin bisa keluar.

4. Pemasangan ban baru. Pastikan posisi garis pelek atau "rim line" di ban sejajar dengan bibir pelek. Agar ban dapat mengunci di bibir pelek.

5. Pastikan pentil tubeless tidak rembes angin. Kebocoran bisa terjadi dari karet sil pentil dengan pelek yang sudah aus dan kempis akibat tekanan baut pengunci. Bisa diuji dengan merendamkan ban pada air. Jadi bisa diketahui dimana kebocoran terjadi.

 

OK..selamat Mencoba

Write a comment
Required fields are marked with *
 

If you have trouble reading the code, click on the code itself to generate a new random code.