Wush..wush..wush…
Sebuah perjalanan membelah jalur ibukota yang penat ini..akselerasi ku pacu sesuai dengan kondisi lalu lintas untuk menuju tempat aktivitas, atau kemanapun tujuanku.
Di traffic light, aku sengaja melihat spion kanan dan kiri, ada beberapa mata yang sesekali melirik, memperhatikan..ups..ternyata mereka melirik atribut ku. Tidak lupa, memperhatikan segala tulisan yang terpampang di box motor ku.
Ada berbagai macam tulisan, dan ada 3 nama organisasi yang tertempel di box belakang ku, xxx, xxx, dan xxxx. Ramai yah?
Ada sedikit kelumit yang sering tersirat dalam benak ini, tulisan yang terpampang itu, bukan tulisan nama ku, dimana tentu saja, bila namaku yang tertulis di situ, orang akan mengenali xxx yang sedang berjalan. Berhubung tulisan yang terpampang itu organisasi, berarti aku sedang membawa ribuan nama di dalam perjalananku. Adakah ribuan nama itu setuju bila aku melanggar lampu merah? Akankah ribuan nama itu merasa rela bila aku berhenti di depan lampu merah? Atau mungkin, ribuan nama itu akan setuju bila aku memaki kendaraan lain? Jawabannya tentu saja tidak.
Setitik kesalahan yang kuperbuat, maka ribuan nama itu yang akan tersangkut di ulah ku, ketika melanggar rambu dilarang masuk, maka akan ada ribuan nama yang akan kupermalukan. Orang lain tidak akan mengatakan “xxx brengsek!” tapi orang lain akan memaki identitas pertama yang dilihatnya, karena aku tidak menggunakan nama Rio pada box motor ku.
Sedemikian beratkan tanggung jawab nya? Aku tentu akan jawab, IYA…apakah yang akan ku lakukan bila aku mau mendahulukan ego negatifku? Melepas atribut itu, mungkin jalan satu-satunya.
Sumber "Copy Paste dari Milis Pulsarian Bandung"
(ijin copy ksini yach bro, mantab soalnya)
Posts: 3
Reply #4 on : Mon March 01, 2010, 23:52:58
Posts: 3
Reply #3 on : Thu April 16, 2009, 12:50:13
Posts: 3
Reply #2 on : Tue April 14, 2009, 14:38:56
Posts: 1
Reply #1 on : Tue April 14, 2009, 14:31:08